PerMenLH No 18 th 2009 tentang Tata Cara Perizinan Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Beracun 11. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No.58 Tahun 1995 tentang Baku Mutu Limbah Cair bagi Kegiatan Rumah Sakit 12. Keputusan Kepala BAPEDAL No. 0l th 1995 tentang TataCara dan Persyaratan Teknis Penyimpanan dan Pengumpulan Limbah Bahan Berbahaya dan
SOPLIMBAH MEDIS No. SOP/PokjaIII/VII/ Dokumen No. Revisi SOP Tanggal Terbit Halaman UPT PUSKESMAS SEKARDANGAN dr. WILUJENG EKA ARISWATI KECAMATAN SIDOARJO NIP. 19780911 200701 0 011 1. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan lainnya. harmoko koko. PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH SAKIT DAN
bahwapengelolaan limbah medis fasilitas pelayanan kesehatan belum optimal karena jumlah dan kapasitas pengelola limbah medis fasilitas pelayanan kesehatan masih terbatas dan tidak seimbang dengan jumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang menghasilkan limbah medis sehingga perlu dukungan pemerintah daerah untuk memfasilitasi pengelolaan lim
Limbahmedis rumah sakit juga dapat menyebabkan kerusakan harta benda. Dapat disebabkan oleh garam-garam terlarut (korosif, karat), air yang berlumpur dapat menurunkan kualitas bangunan di sekitar rumah sakit. Selain itu limbah rumah sakit menyebabkan gangguan atau kerusakan tanaman dan binatang.
diprovinsi jambi telah melaksanakan pembinaan pengelolaan limbah medis rumah sakit. Rumah Sakit Umum Mayjen H.A Thalib (RSU Mayjen H.A Thalib) merupakan Rumah Sakit Umum milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi menjadi rujukan bagi 4 Puskesmas perawatan dan 14 Puskesmas non
MenurutPeraturan Menteri No 7 Tahun 2019 Tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit, Limbah B3 yang dihasilkan rumah sakit dapat menyebabkan gangguan perlindungan kesehatan dan atau risiko pencemaran terhadap lingkungan hidup. Mengingat besarnya dampak negatif yang ditimbulkan, maka penanganannya harus dilaksanakan secara tepat, mulai dari tahap
rBNy.
sop pengelolaan gas medis di rumah sakit